9 Nisan 2016 Cumartesi

Australia tarik video game rasis suruh pemain bantai warga Aborigin

Australia tarik video game rasis suruh pemain bantai warga Aborigin
Permainan video di Australia kontroversial ditarik dari peredaran. Game ini mengajak pemainnya membantai warga Suku Aborigin. Penarikan ini dilakukan karena lebih dari 50 ribu orang sudah menandatangani petisi di change.org, yang menuntut game tersebut dilarang.

Permainan ini bertajuk "Survival Island 3 -- Australia Story". Inti permainannya pemain harus menemukan cara bertahan hidup di salah satu tempat paling berbahaya di dunia, termasuk menantang bertarung penduduk asli Aborigin.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (16/1), Penandatangan petisi itu mengatakan bahwa membunuh penduduk asli Australia bukan bahan permainan.

"Menjual permainan memromosikan rasisme dan stereotip negatif terhadap penduduk asli Australia tidak dapat diterima," kata petisi itu.

Pada pertengahan Sabtu, aplikasi permainan itu telah ditarik dari dua toko aplikasi ponsel pintar dominan, iTunes dari Apple dan Google Play.

Juru bicara perusahaan teknologi Google, yang menawarkan aplikasi melalui Google Play pada platform ponsel Android, tidak menanggapi permainan itu tetapi mengatakan Google akan menghapus "aplikasi yang melanggar kebijakan". Game HD Android

Sementara itu, Apple belum menanggapi permintaan komentar AFP, dan pembuat aplikasi permainan itu tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Anggota Komisi Diskriminasi Ras Australia, Tim Soutphommasane, menulis di Twitter bahwa "permainan yang mempromosikan kekerasan dan kebencian terhadap orang Aborigin itu tidak dapat diterima".

Orang Aborigin, suku paling parah mengalami kesenjatan ekonomi di Australia, diperkirakan kini hanya tersisa 470 ribu jiwa. Padahal total penduduk Negeri kanguru saat ini mencapai 23 juta orang.

Australia tarik video game rasis suruh pemain bantai warga Aborigin Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rastam Tirta

0 yorum:

Yorum Gönder